LATIHAN

PEREMPUAN ; SI TULANG RUSUK ATAU TULANG PUNGGUNG?

LATIHAN

Tangguhnya si Tulang Rusuk

LATIHAN

“Perempuan” begitu kita menyebut sesosok pribadi yang selalu disimbolkan dengan kecantikan, kelembutan, kasih sayang, keanggunan, tetapi juga ketidakberdayaan. Abad demi abad seiring dengan pergantian zaman, perubahan demi perubahan pun terjadi. Pada awalnya, perempuan dikenal dan dipercaya sebagai tulang rusuk laki-laki. Hal ini tentu saja dikaitkan dengan keberadaan Nabi Adam dan terciptanya Siti Hawa dari salah satu bagian diri Adam.

Kaum Hawa, nama lain dari Perempuan, sesosok mahluk yang penuh kedamaian dan selalu terjaga dalam setiap langkahnya. Sebuah rahasia yang tercipta bagi alam semesta, demikian sebagian kecil pujangga mendefinisikan perempuan. Pada kenyataannya, perempuan menjadi sosok yang berbeda pada setiap zaman. Si tulang rusuk yang dahulu dilindungi, dijaga, dan dirahasiakan kini telah menjelma menjadi sebuah tulang punggung yang menanggung beban multi peran dalam kehidupannya. Waktu dan perubahan yang terus berjalan telah menuntut kaum perempuan untuk menyimpan rapat-rapat kelemahan dan menghunus kekuatan demi memperjuangkan nasibnya dan orang-orang yang dicintainya. Saat ini bukanlah sesuatu yang mustahil bagi seorang perempuan untuk mengerjakan hal yang dahulu hanya bisa dan pantas dikerjakan oleh laki-laki. Suara tangisan buah hati, bayangan akan masa depan, dan dorongan nurani untuk membahagiakan orang-orang yang dicintai membuat si Tulang Rusuk ini tak mau tinggal diam hingga menjelmakan dirinya menjadi Tulang Punggung keluarga. Tetapi, Tulang Rusuk tetaplah tulang rusuk, ia tidak berganti peran, tidak pula mengingkari, apalagi menolak kodratnya. Penghargaan yang ia berikan kepada kaum adam pun tidak berkurang sedikitpun. Sebesar apapun kekuatannya sebagai tulang punngung, ia tidak pernah menyangkal bahwa ia adalah si Tulang Rusuk.

Kini kita bisa melihat dan berbanggalah wahai perempuan. Keanggunanmu terlukis dari keberanian dan kekuatanmu dalam memperjuangkan mereka yang engkau cintai. Kecantikanmu pun muncul saat keringat mengalir membasahi tubuhmu. Keringat yang kau persembahkan bagi kebahagiaan orang-orang tercinta. Dan satu yang harus kau ingat; Jangan pernah menyerahkan mimpimu pada ketidakberdayaan, karena kau adalah PEREMPUAN.

More articles ; Download Here

1 Comment

Add a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.